Kamis, 12 April 2012

Pendidikan Selayang pandang


BERITA
Pendidikan Utuh Meliputi Olah Otak, Hati, Rasa dan Raga
31/08/2009 - 09:08:23 | Read 49 Time(s)

"Pendidikan tidak cukup kalau hanya mengandalkan olah otak. Seseorang akan tumbuh secara utuh jika ia mampu mengolah hati, rasa dan raganya."

JAKARTA, Pendidikan tidak cukup kalau hanya mengandalkan olah otak. Seseorang akan tumbuh secara utuh jika ia mampu mengolah hati, rasa dan raganya.
"Namun pendidikan formal tidak bisa menampung ini semua," kata Bambang Sudibyo, Menteri Pendidikan Nasional, sesudah meresmikan sekolah seni Jaya Suprana School of Performing Arts (JSSPA) yang bertempat di Mall of Indonesia Jakarta, Minggu (30/8) malam.

Menurut Bambang, sekolah seni nonformal seperti JSSPA ini diperlukan untuk melengkapi unsur pendidikan yang kurang di sekolah formal. Karena salah satu hidup yang cerdas memenuhi unsur kreatif.
"Sumber kreatifitas adalah rasa yang lembut, sensitif, apresiatif, dan mampu mengekspresikan kelembutan," ucap Bambang.
Lebih lanjut ia menuturkan bahwa saat ini dalam pendidikan kita ada paradigma pembelajaran sepanjang hayat. Sumber pembelajarannya dari mana saja, termasuk dari kehidupan. Tujuannya supaya seseorang menjadi cerdas otaknya juga hidupnya.
"Sehingga mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dalam kehidupannya. Mampu menghidupkan segala potensi yang ada di dalam dirinya," tutur Bambang.
Dalam peresmian tersebut juga diberikan enam penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada lima orang dan satu kelompok band yang langsung diserahkan oleh Jaya Suprana, pendiri MURI.


Sumber: http://edukasi.kompas.com/ 31 Agustus 2009
Penulis: dweehan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar